Bukti Transparansi ke Publik, Pemdes Lambangan Pasang Baliho Rincian Penggunaan APBDes 2021


Pj Kepala Desa Lambangan, Mulyantoro.

SIDOARJO – Sebagai bentuk transparansi kepada publik Pemerintah Desa (Pemdes) Lambangan , Kecamatan Wonoayu, melakukan pemasangan baliho berisi rincian penggunaan anggaran belanja dan pendapatan desa setempat.

Pj Kepala Desa (Pj Kades) Lambangan, Mulyantoro mengatakan, melalui baliho tersebut, masyarakat dapat mengetahui rincian dari penerimaan dana berupa sumber pendapatan desa dan pengeluaran berupa belanja desa. Pada baliho terpampang dengan jelas sumber pendapatan desa yang terdiri dari Pendapatan Asli Desa (PAD), Dana Desa (DD), bagi hasil pajak dan retribusi, Alokasi Dana Desa (ADD) , dan bantuan keuangan (BK) provinsi.

Dalam hal belanja desa, lewat baliho tersebut, masyarakat dapat mengetahui besarnya pengeluaran dari dana-dana tersebut yaitu bidang pemerintahan desa, bidang pembinaan masyarakat, bidang pelaksanaan pembangunan desa, dan pemberdayaan masyarakat .

Baliho APBDes Desa Lambangan, Tahun 2021 yang terpasang di utara pendopo balai desa setempat.

Pemasangan baliho ini sangat penting karena masyarakat ingin mengetahui detail penggunaan anggaran desa, baik yang bersumber dari transfer pemerintah pusat atau Dana Desa, pemerintah daerah atau ADD, dan PAD.

Selain itu, pemasangan baliho tersebut bertujuan untuk menindaklanjuti Peraturan Menteri Keuangan dan peraturan daerah tentang akses transparansi kegiatan APBDes tahun berjalan yang wajib dipublikasikan kepada masyarakat desa melalui berita ataupun media spanduk, banner, ataupun website.

Sekretaris Desa Lambangan, Suyanto.

Sekretaris Desa (Sekdes) Lambangan, Suyanto menjelaskan, kewajiban untuk memasang baliho ataupun spanduk tentang APBDes di setiap desa juga merupakan perintah langsung dari Presiden Joko Widodo melalui Menteri Keuangan dan Menteri Desa. Di sisi lain, pemasangan baliho ini merupakan syarat bagi desa untuk mendapatkan transfer dana desa pada masa mendatang.

“Kita ingin menunjukkan bahwa dalam setiap pengelolaan APBDes selalu transparan. Dengan demikian, masyarakat juga dapat mengetahui rincian pengelolaannya,”ujar Sekdes Lambangan, Suyanto.

Transparansi anggaran desa merupakan bentuk pertanggungjawaban pihak pemerintah desa untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan masyarakat tentang realisasi penggunaan anggaran.

Suyanto menambahkan, Pada dasarnya APBDes bukanlah sebuah hal yang harus dirahasiakan keberadaanya, semua unsur masyarakat berhak untuk mengetahui isi dari APBDes, dan tugas pemerintah desa adalah membuka informasi kepada masyarakat seluas-luasnya agar partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa bisa tumbuh. (ed/dar)