Desa Simo Angin-Angin dan Tanggul Di Obok-Obok Maling, Motor Pengurus PAC PDIP Wonoayu Raib

Wayuki (Luky) memakai kaos biru (Pengurus PAC PDIP Wonoayu) sepeda motornya raib digondol maling. Sepeda motornya diparkir didepannya, dilaporkan ke Wakedat (tengah) Ketua RT Dusun Ngangin RT 6 RW 2 bersama tetangganya, Rabu malam (16/9/2020). (foto : kaji dar/wartanusa.com)

SIDOARJO – Musim pandemi Covid-19 kejahatan mulai marak. Dua desa diwilayah Kecamatan Wonoayu tidak aman karena di obok-obok maling. Kedua desa itu Desa Simo Angin-Angin dan Desa Tanggul.

Pada hari Rabu malam (16/9/2020) sekitar pukul 20.30 WIB, Wayuki pemilik Galangan mebel kayu mengaku telah kehilangan sepeda motor Honda Vario 125 cc Tahun 2014 saat diparkir didalam galangannya. Saat itu ia yang baru saja memarkirkan kendaraan roda dua nya Nopol W 5307 WQ didalam galangan di Jalan Raya Desa Simo Angin-Angin RT 6 RW 2.

“Sepeda motor saya parkir sekitar 15 menit saya sebentar masuk kamar. Pintu galangan terbuka dan pintu kamar saya juga terbuka. Begitu saya keluar, sepeda motor saya yang sudah lunas itu sudah hilang,” ujat pria bujang yang dipanggil Luky yang juga Pengurus PAC PDIP Wonoayu ini.

Luky kemudian akan melaporkan kejadian hilangnya sepeda motor yang raib digondol maling tersebut. Namun ia menunggu hasil download membuka CCTV tetangga yakni Dian pemilik Cafe Angkringan Pendopo yang didepannya. Rencananya akan melapor Kamis (17/9/2020).

“Karena hasil CCTV tidak kelihatan, akhirnya saya memutuskan tidak melapor. Sebab polisi pun akan kesulitan mencarinya,”beber Luky.

Sementara sebelumnya sekitar sepekan lalu, Untung kehilangan sepeda motor honda Beat warna hitam Nopol W 2937 W. Kejadiannya pada 8 September 2020. Saat itu sepeda motornya dipakai anak pertama perempuan ke rumah bibinya Solati satu Desa Tanggul di RT 01 RW 03.

Sepeda motor ditaruh didalam kandang sapi sekitar pukul 11.00 WIB. Anehnya, sepeda motor yang sudah lunas dari kreditan itu ditinggal masuk kedalam rumah sebentar juga raib digondol maling.

Atas kejadian itu Solati mengajak Kepala Dusun (Kasun) Tanggul Kidul, Tri Riedi Setiawan untuk melaporkan aksi pencurian itu tersebut ke Mapolsek Wonoayu. “Kayaknya pelaku sudah mengintai korbannya. Sepeda motor didalam kandang yang tertutup bisa dicurinya. Pelakunya sepertinya sudah spesialis. Dugaan kunci sepeda motor dirusak dengan kunci T, lalu kabur lewat sela-sela pintu kandang dari kain,”ujar Ridi.

Kejadian dihari berikutnya, pencurian mobil pikap milik Cak Mad blantik kambing di RT RT 5 RW 3. Uniknya, mobil pikap tersebut didorong dari rumah pemiliknya sekitar pukul 03.00 dini hari menjelang subuh. Pelaku melarikan mobil pikap tersebut ke jalan perbatasan Desa Tanggul dengan Simo Angin-Angin ke arah selatan menuju Desa Simo Ketawang.

Aksi kejahatan yang meningkat ini, masyarakat diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaan untuk menjaga lingkungan desa yang aman dan tenteram. (dar)