Era Keterbukaan Informasi Publik, Pemdes Ploso Pasang Baliho APBDes Tahun 2021

Kantor Kepala Desa Ploso, Kecamatan Wonoayu.

SIDOARJO – Keterbukaan informasi publik tentang penyelenggaraan anggaran desa, sudah menjadi kewajiban bagi pemerintah itu sendiri untuk membuka informasi seluas-luasnya kepada masyarakat.

Seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Ploso, Kecamatan Wonoayu yang sudah mulai berbenah untuk membuka semua informasi kepada masyarakat setempat. Sebagai bentuk transparansi pengelolaan anggaran desa, hal itu terbukti ketika Pemerintah Desa memasang Banner Baliho APBDes tentang pengeloaan anggaran Tahun 2021.

Baner Baliho APBDes tersebut terpasang di depan kantor pelayanan desa setempat, Tentu hal ini menjadi awal yang sangat baik untuk desa. Dimana semua rencana penggunaan anggaran. Seluruh masyarakat bisa mengetahui kemana arah kebijakan pembangunan desa, sehingga kecurigaan masyarakat yang bersifat negatif terbantahkan dengan banner baliho tersebut.

Banner Baliho APBDes Desa Ploso tahun 2021.

Kepala Desa (Kades) Ploso, Imam Jarkasi Zakfar mengatakan, “sudah seharusnya kami selaku pemerintah desa untuk membuka  informasi kepada masyarakat, karena ini amanah dari  Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik,”tegas Imam Jarkasi Zakfar.

Dalam baliho APBDes yang dipasang tersebut, Pemerintah Desa mencantumkan semua sumber pendapatan desa diantaranya dari Pendapatan Asli Desa (PAD), Alokasi Dana Desa (ADD), Dana Desa (DD), dan Bagi Hasil Pajak (BHP).

Imam Jarkasi Zakfar menjelaskan, dengan pemasangan baliho APBDes, Pemdes ingin menunjukkan bahwa dalam setiap pengelolaan APBDes selalu transparan. Dengan demikian, masyarakat desa juga dapat mengetahui secara rinci  pengelolaannya.

“Transparansi anggaran desa merupakan bentuk pertanggungjawaban pihak pemerintah desa untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan masyarakat tentang realisasi penggunaan anggaran,”pungkasnya.(ed/dar)