Guna Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Pemdes Wonokasian Melaksanakan PPKM

Pj Kepala Desa Wonokasian, H Buang Slamet.

SIDOARJO – Untuk menindaklanjuti instruksi Mendagri (Menteri Dalam Negeri)  terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Pemerintah Desa (Pemdes) Wonokasian, Kecamatan Wonoayu, kini telah menjalankannya. 

Pj Kepala Desa (Pj Kades) Wonokasian, H Buang Slamet mengatakan, penerapan PPKM diberlakukan berdasarkan 4 kriteria. Ke-empat kreteria tersebut, diantaranya, yaitu jumlah angka kenaikan data kluster penyebaran Covid-19, jumlah banyak-nya kematian akibat Covid-19, rendahnya angka kesembuhan dibawah standar Nasional, dan penuhnya kapasitas kamar atau tempat tidur pasien Covid-19 di RSUD.

“Berdasarkan ke-4 kriteria tersebut, dinyatakan harus mau tidak mau dengan berat hati menerapkan  PPKM,”tegas Pj Kades Wonokasian, H Buang Slamet.

Pj Kepala Desa Wonokasian, H Buang Slamet.

H Buang Slamet menjelaskan, penerapan PPKM atau serupa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) ini, tidak hanya dilakukan di Desa Wonokasian  saja. Akan tetapi juga di 23 desa di Kecamatan Wonoayu. Penerapan PPKM  dilakukan selama 2 minggu, terhitung sejak hari Senin 11 – 25 Januari 2021.

“Dalam rangka pengendalian dan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo, Pj. Bupati Sidoarjo telah mengeluarkan instruksi yang intinya membatasi seluruh kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerumunan untuk penyebaran Covid-19,”jelas H Buang Slamet.

Satgas penanganan Covid-19 tingkat kabupaten, kecamatan dan desa wajib melakukan pengawasan, pembinaan dan pendisiplinan terhadap aktifitas masyarakat secara ketat dan konsisten. Serta melakukan upaya pencegahan kerumunan.

Petugas Satgas saat bersama Pj Kepala Desa dan Babinkamtibmas Desa Wonokasian.

“Dalam mengambil keputusan ini tentu sangatlah berat bagi kita, apalagi untuk perekonomian masyarakat. Akan tetapi yang lebih utama dan yang paling terpenting bagi kami adalah keselamatan dan kesehatan masyarakat,”beber H Buang Slamet lagi.

Dengan begitu, mau tidak mau, ia harus melaksanakan sekalipun berat dengan berbagai pertimbangan. Semoga dengan dilaksanakannya PPKM ini bisa memutus pandemi Covid-19 khususnya di Kabupaten Sidoarjo, pedesaan dan umumnya di seluruh dunia.(ed/dar)