Jokowi Resmikan Forum GPDRR 2022 di Bali, Ribuan Orang dari 185 Negara Hadir

(wartanusa.com/Bimo/Istimewa)

YOGYAKARTA – WARTANUSA.COM, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR). Sebanyak 7.470 orang dari 185 negara hadir pada forum ini, baik secara daring maupun luring di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Kabupaten Badung, pada Rabu (25/05/2022).

“Dalam Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) kali ini, Pemerintah Indonesia menawarkan kepada dunia konsep resiliensi berkelanjutan sebagai solusi untuk menjawab tantangan risiko sistemik menghadapi semua bentuk bencana, termasuk menghadapi pandemi dan sekaligus mendukung implementasi pembangunan berkelanjutan,”ujar Presiden Jokowi dalam sambutannya, dikutip dari situs Sekretariat Kabinet RI.

Ada empat konsep resiliensi yang ditawarkan oleh Presiden Jokowi. Pertama, pentingnya untuk memperkuat budaya dan kelembagaan siap bencana yang antisipatif, responsif, dan adaptif dalam menghadapi bencana. Kedua, investasi dalam sains, teknologi, dan inovasi, termasuk dalam menjamin akses pendanaan dan transfer teknologi. Ketiga, pembangunan infrastruktur yang tangguh bencana dan tangguh terhadap perubahan iklim, termasuk infrastruktur hijau seperti hutan mangrove, cemara udang di pantai, dan vetiver untuk anti-longsor, serta pembangunan ruang terbuka hijau. Terakhir, pentingnya komitmen bersama untuk mengimplementasikan kesepakatan global di tingkat nasional dan juga lokal.

Menurut Presiden Jokowi, pengurangan risiko bencana merupakan investasi yang efektif untuk mencegah kerugian di masa depan. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa Indonesia, sebagai sebuah negara yang memiliki banyak pengetahuan dan pengalaman tentang bencana alam, siap untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam mitigasi bencana sekaligus menyerap praktik baik mitigasi bencana dari negara lain.

Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) adalah sebuah forum internasional yang bertujuan untuk menilai dan mendiskusikan perkembangan pengimplementasian Sendai Framework, sebuah cetak biru universal yang mendorong para pemangku kekuasaan di dunia untuk secara aktif membangun ketahanan untuk meminimalkan risiko terhadap bencana alam.

Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah untuk pertemuan ke-7 GPDRR.Pada forum ini, pemerintah mengsusung tema “Dari Resiko ke Resiliensi: Menuju Pembangunan Berkelanjutan untuk Semua di Dunia yang Berubah oleh COVID-19. (Bimo/nata/a)