Komisi B : PPJ Dari Sektor Industri Mulai Menggeliat

SIDOARJO – Pasca pandemi Covid-19 mulai menuju New Normal. Segala sektor usaha sudah mulai bangkit. Efek domino-nya berdampak ke Pajak Penerangan Jalan (PPJ) dari sektor industri sudah mulai menggeliat.

PPJ ini berpayung hukum dalam Perda Nomor 10 Tahun 2011 Peraturan Daerah Tentang Pajak Penerangan Jalan. Tagihannya dibarengkan saat pembayaran rekening listrik.

Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo dari Fraksi PDI Perjuangan, Sudjalil.

Anggota Komisi B DPRD Sidoarjo, Sudjalil mengatakan bahwa PPJ dari sektor industri saat ini sudah mulai menggeliat. Akibat terdampak pandemic Covid-19 sejak bulan Maret hingga September 2020. “Selama Covid-19, PPJ dari sektor perumahan yang masih bertahan. Dari sektor industri sama sekali tidak ada pemasukan,”jelas Sudjalil anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sidoarjo, Jumat (27/11/2020).

Pertumbuhan PPJ dari sektor industri mulai bangkit lagi sejak diterapkan New Normal. Sehingga dari New Normal terus berangsur-angsur situasi kesehatan warga Sidoarjo semakin pulih dari cengkraman pandemi Covid-19.

“Segala sektor usaha saat ini memang sudah mulai bangkit. Sehingga berdampak terhadap kenaikkan dan perolehan Pajak Penerangan Jalan,”terang mantan Sekretaris Komisi B.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo dari Fraksi PDI Perjuangan, Didik Prasetyo.

Wakil Ketua Komisi B, Didik Prasetyo menilai pajak penerangan jalan masuk dalam pembahasan. PPJ memang kondisinya sudah mulai bergerak lagi dari sektor industri. Untuk nilai nominalnya ia lupa sehingga tidak bisa menyebutnya. “Datanya bisa di Dinas Pendapatan Daerah,”tutur anggota Fraksi PDI Perjuangan ini.

Politisi yang baru 2 bulan dilantik sebagai pengganti antar waktu ini juga menyampaikan dan berharap pandemi Covid-19 segera berakhir. Sehingga segala sektor kehidupan kembali normal. Kalau kondisi sudah normal, ini akan membawa dampak tersendiri bagi dunia usaha dan industri.

“Jika industri dan semua usaha sudah normal. Maka secara otomatis akan berdampak bagi pamasukan dan pendapatan daerah terutama dari PPJ sektor industri,”ujar Didik Prasetyo. (adv/dar)