Komisi C Kawal Perbaikan Jalan Rusak dan Pengendalian Banjir

Ketua DPRD Sidoarjo, H Usman, M.Kes bersama Pj Bupati Sidoarjo, Dr H Hudiyono, M.Si saat sidak pemeliharaan jalan rusak di Desa Buncitan Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo pekan lalu.

SIDOARJO – Lembaga legislatif sebagai perwakilan rakyat untuk menampung setiap keluhan rakyat, termasuk kerusakan jalan yang terjadi diseluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo kini mulai diperbaiki. DPRD Kabupaten Sidoarjo dalam APBD Tahun 2021 memprioritaskan pengaduan masyarakat soal kerusakan jalan dan pengendalian banjir.

Lembaga terhormat itu dalam pengajuan APBD Tahun 2021 oleh eksekutif dan hasil aspirasi pengaduan masyarakat ke lembaga dewan telah menganggarkan dan menyetujui pemeliharaan dan perbaikan jalan rusak diposkan disetiap kecamatan. Program tersebut telah disepakati legislatif dan eksekutif dinamakan PIWK (Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan).

Ketua DPRD Sidoarjo, H Usman, M.Kes bersama istri tercinta.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPRD Sidoarjo, H Usman, M.Kes saat dikonfirmasi Selasa (26/01/2021).  Sementara itu pengawalan perbaikan jalan rusak melalui program PIWK sudah mulai dijalankan. Ketua DPRD Sidoarjo, H Usman, M.Kes bersama Pj Bupati Sidoarjo, Dr H Hudiyono, M.Si turun ke Desa Buncitan Sedati.

“Dibeberapa wilayah kecamatan sudah dilaksanakan perbaikan jalan rusak termasuk di Desa Buncitan Sedati sudah kami sidak dengan Pj Bupati Sidoarjo,”tegas H Usman, M.Kes.

Dalam APBD tahun ini, anggaran perbaikan jalan dianggarkan program PIWK karena wilayah kecamatan yang mengatahui persis wilayahnya. Agar penanganan jalan rusak cepat diperbaiki.   

“Program PIWK dianggarkan di 18 Kecamatan dalam rangka percepatan pemeliharaan jalan diwilayah kecamatan dengan anggaran dan SDM (Sumber Daya Manusia) yang sudah dilatih untuk pemeliharaan biar cepat,”kata H Usman, M.Kes.

Sedangkan untuk perbaikan dan pembangunan jalan betonisasi masih dianggarkan di  Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA). Sedangkan untuk pengendalian banjir dewan akan mengawalnya peran dan tugasnya UPT Air dan jalan yang sudah ada biar maksimal kinerjanya.

Prinsipnya, lanjut Ketua Dewan, pihaknya tidak akan main-main dalam menjalankan tugasnya melakukan respon cepat atas keluhan dari masyarakat soal sarana dan prasarana fasilitas umum seperti jalan rusak atau pencegahan banjir. Politisi senior PKB asal Kecamatan Sedati ini akan selalu berbuat baik karena diberi amanah sebagai Pimpinan DPRD Sidoarjo dalam menjalankan tugas dan kewajibannya.

Beberapa kejadian di Sidoarjo sudah terjadi, ia sebagai pejabat yang amanah tidak akan main-main dengan anggaran dari rakyat untuk rakyat tersebut. Artinya, pihak dewan dalam menganggarkan dan yang disetujuinya murni untuk kepentingan rakyat seperti perbaikan kerusakan jalan dan mencegah banjir dimusim hujan.

“Saya berharap bagi seluruh anggota dewan untuk bisa mencari rejeki dari uang yang sah. Yang dilindungi oleh undang-undang dan aturan. Kami berharap dari penganggaran biaya pembangunan lain-lain atau pemeliharan, perbaikan dan pembangunan jalan ada pihak-pihak yang mengharapkan sesuatu,”harap H Usman, M.Kes.

Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, H Kayan, SH bersama istri tercinta.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD II, H Kayan, SH, menanggapi pemeliharaan atau perbaikan jalan rusak diwilayah dapilmya, Kecamatan Tarik beberapa bulan yang lalu ke salah satu pejabat Dinas PU Bina Marga dan SDA belum direspon. Padahal aspirasi jalan rusak tersebut disampaikan oleh salah satu dokter di Puskesmas Tarik.

“Foto-foto jalan rusak di Kecamatan Tarik dari WA (WhatsApp)  salah satu dokter disana sudah saya teruskan ke WA Muji salah satu pejabat Dinas PU Bina Marga dan SDA. Karena tidak direspon, saya teruskan lagi ke Robi stafnya. Namun staf tersebut mengaku sudah tidak lagi tugas di bagian pemeliharaan jalan. Akhirnya sampai saat ini belum ada kejelasan perbaikan dan pemeliharaan jalan disana,”kata H Kayan, SH.

Politisi dari Fraksi Partai Gerindra tersebut menunjukkan beberapa foto-foto lokasi jalan rusak didapilnya, yaitu didepan Puskesmas dan depan Pasar Tarik. Namun semoga saja dengan program PIWK anggaran pemeliharaan jalan rusak yang sudah dianggarkan disetiap kecamatan bisa diperbaiki. Sehingga beban moral untuk menampung aspirasi dari masyarakat didapilnya bisa dipenuhinya.

Untuk saat ini lanjut H Kayan. SH, sepertinya program pemeliharaan jalan rusak melalui anggaran program PIWK menurut pantuan anggota dewan dari Dapil Tarik, Krian dan Balongbendo ini, program tersebut masih mandeg. Menurut H Kayan, SH program tersebut sepertinya Camat sebagai kuasa PA (Pengguna Anggaran) belum berani melanjutkannya.

“Saya tidak tahu mengapa kok para camat tidak berani melanjutkan program tersebut. Apakah masih menunggu pelantikan bupati yang baru, saya juga tidak tahu apa alasan para camat,”ungkap anggota dewan dari Jatikalang Prambon yang tanduk menjabat dua periode ini.

 Namun H Kayan, SH tetap berkomitmen untuk terus berjuang agar jalan rusak diwilayah Tarik atas pengaduan dari masyarakat tersebut tetap diperbaiki. Semoga saja, setelah bupati baru yang dilantik segera memerintahkan para camat untuk melanjutkan perbaikan jalan rusak melalui pos anggaran PIWK yang setiap kecamatan dianggarkan ratusan hingga miliaran rupiah tergantung tingkat kerusakan jalan di setiap kecamatan.

Sebagai pejabat salah satu Pimpinan DPRD Sidoarjo, H Kayan, SH ingin bekerja yang amanah untuk selalu mengutamakan kepentingan rakyat. Menampung segala aspirasi untuk kepentingaan publik seperti kerusakan jalan yang disampaikan warga wilayah Kecamatan Tarik didapilnya khususnya dan wilayah seluruh Sidoarjo pada umumnya.

Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, H Suyarno, SH, MH bersama istri tercinta.

Ungkapan serupa juga disampaikan oleh Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, H Suyarno, SH, MH. Pimpinan komisi yang membidangi pembangunan dan lingkungan itu akan serius untuk menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai wakil rakyat. Aspirasi kerusakan jalan yang dikeluhkan masyarakat harus cepat ditangani. Politisi Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Sidoarjo ini sangat getol dan bersemangat dalam membantu dan menyuarakan suara rakyat.

“Kerusakan jalan yang terjadi diseluruh wilayah kabupaten memang harus segera dan cepat dikerjakan. Sehingga keresahan masyarakat cepat bisa redah,”tegas anggota dewan asal Desa Wonoplintahan Kecamatan Prambon yang juga menjabat Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRD Sidoarjo ini.

Lebih lanjut dikatakan Bendahara DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Sidoarjo ini, ia akan selalu mengawal dan menampung aspirasi jalan rusak dengan program anggaran disetiap kecamatan yang dinamakan PIWK tersebut.

H Suyarno, SH, MH juga selalu siap setiap saat apabila ada keluhan banjir dari masyarakat diseluruh Kabupaten Sidoarjo. Ia akan memperjuangkan keluhan masyarakat dengan mengajak bekerjasama pihak eksekutif agar fungsi eksekutif dan legislatif sejalan untuk membangun Kabupaten Sidoarjo yang maju. Rakyatnya tidak mengeluh agar bisa hidup yang lebih sejatahtera. “Demi rakyat, kami akan selalu menampung segala urusan agar rakyat merasa terwakili dan ada yang mengayomi. Apalagi tentang kerusakan jalan, agar rakyat bisa terhindar dari kecelakaan saat berkendara,”harap H Suyarno, SH, MH. (adv/dar)