Pemdes Ploso Terapkan PPKM Guna Mencegah Penyebaran Virus Covid-19

Kepala Desa Ploso, Imam Jarkasi Zakfar saat bersama petugas di posko siaga di pendopo balai desa setempat.

SIDOARJO – Pemerintah Desa (Pemdes) Ploso, Kecamatan Wonoayu, menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang ada di desa setempat. Pembatasan ini diberlakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang telah dihadapi saat ini.

Pemberlakuan ini didasari pada Intruksi Kementerian Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Virus Corona (covid-19). Didasari juga atas surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 7 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat untuk Pengendalian Penyebaran Virus Corona.

Banner himbauan PPKM yang tertempel di depan halaman masjid Desa Ploso.

Kepala Desa (Kades) Ploso, Imam Jarkasi Zakfar mengatakan, pembatasan ini berlaku di seluruh bidang. Baik pada bidang perdagangan, pendidikan dan lain sebagainya. Tentunya penerapan jam operasional juga dibarengi dengan sanksi, aktifitas pendidikan dan aktifitas perkantoran pun juga dibatasi.

Kegiatan belajar-mengajar dilakukan secara daring atau online bagi semua satuan pendidikan akan dilaksanakan secara 100 persen. Dan membatasi tempat kerja atau perkantoran dengan menerapkan WFH . Dan juga penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Banner himbauan PPKM yang tertempel di Pujasera Desa Ploso.

Dalam rangka pengendalian dan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo, Pj Bupati Sidoarjo telah mengeluarkan instruksi yang intinya membatasi seluruh kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

“Kami selaku pemerintah desa menghimbau kepada seluruh masyarakat desa untuk tidak melaksanakan kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Seperti hajatan, seremonial resepsi pernikahan, kegiatan sosial dan lain sebagainya,”harap Kades Ploso, Imam Jarkasi Zakfar.

Semoga dengan penerapan PPKM ini, Virus Covid-19 musnah dari muka bumi inu. Sehingga masyarakat bisa hidup dan akftifitas dengan normal kembali. (ed/dar)