YOGYAKARTA – WARTANUSA.COM, Pemerintah Indonesia siap untuk menjadi tuan rumah untuk pertemuan Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022 yang diselenggarakan oleh United Nation Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR) di Bali, pada tanggal 23-28 Mei 2022.

GPDRR adalah sebuah forum internasional untuk menilai dan mendiskusikan perkembangan pengimplementasian Sendai Framework.

GPDRR 2022 diselenggarakan di saat negara-negara di dunia sedang bekerja keras untuk pulih dari pandemi COVID-19. Sebagai tuan rumah, Pemerintah Indonesia mengusung tema “Dari Resiko ke Resiliensi: Menuju Pembangunan Berkelanjutan untuk Semua di Dunia yang Berubah oleh COVID-19.” Hal ini merefleksikan kepercayaan komunitas internasional atas kepemimpinan Indonesia di dalam isu kebencanaan sekaligus menjadi momentum untuk menciptakan legacy dalam agenda pengurangan resiko global.

Mengutip dari Kompas, akan ada 4.091 delegasi dari 193 negara yang hadir di forum GPDRR 2022. Sebanyak 3.011 delegasi akan hadir secara fisik, sementara 1.096 delegasi lainnya akan mengikuti forum ini secara daring.

Berdasarkan informasi yang diperoleh oleh tim wartanusa, dilansir dari indonesia.go.id, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, sekaligus Ketua Sekretariat Panitia Nasional GPDRR ke-7, Raditya Jati menyebutkan bahwa pemerintah menyiapkan 60 orang yang akan menyambut delegasi dari 193 negara.

“Mereka akan ditempatkan di Bandara Jakarta dan Bali dengan tugas untuk memberikan pelayanan kepada para delegasi, mulai dari mengurus barang bawaan delegasi, scanning, check in, hingga membantu delegasi menuju ke hotel dan tempat acara,”ucapnya.

Pemerintah tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) terkait COVID-19 selama forum GPDRR 2022. Para peserta diwajibkan untuk mematuhi semua prokes seperti menggunakan masker selama acara berlangsung. Panitia juga melakukan proses screening melalui tes PCR untuk memastikan kondisi kesehatan para peserta. (Bimo/nata/a)