Peredaran Pil Koplo Makin Masif, Orang Tua Diminta Awasi Pergaulan Anak

Ilustrasi Pil Double L alias Pil Koplo yang beredar maknmasif di kalangan remaja.

SIDOARJO-MN.Net
Para orang tua diminta untuk lebih ekstra lagi dalam mengawasi pergaulan putra-putrinya, pasalnya peredaran narkoba jenis pil koplo sudah semakin masif di kalangan anak pelajar di hampir seluruh wilayah kabupaten Sidoarjo.
Pada medianusantara.net, Kasatres narkoba Polresta Sidoarjo, Kompol Sugeng Purwanto mengatakan harga jual pil koplo di pasaran sangat terjangkau untuk ukuran kantong para pelajar sehingga penjualannyapun laku keras.
“Sasarannya memang anak-anak remaja, karena mereka memang senengannya itu (pil kplo-red) sehingga para pedagang pil setan itu untuk besar,” jelas Kompol Sugeng saat ditemui di ruang kerjanya Selasa (09/04/2019) .
Berdasarkan keterangan yang ia dapatkan dari para pengedar yang berhasil diamankan sebelumnya, harga beli obat terlarang jenis double L itu dari tengkulak besar hanya Rp. 500 ribu untuk 1000 butir atau Rp 500 per butir.
Oleh mereka, pil-pil itu dilepas ke tangan pengecer dengan nilai Rp. 1.000 per butir. Sampai tingkatan ini, pil setan ini berpindah ke tangan pengguna hanya dengan harga Rp 2.000 perbutir yang sudah cukup membuat mereka ‘melayang’ saat dikonsumsi.
“Harga itupun sebenarnya sudah relatif mahal karena pihak penjual menaikkan harganya berkali-kali lipat lantaran kami sangat gencar melakukan upaya pemberantasan narkoba,” urai Kasatres Narkoba.
Untuk mengelabui petugas penegak hukum, para pengedar mengemas pil LL tersebut dalam wadah plastik yang Pil koplo yang diberi label Vitamin B-2. “Modus itu yang saat ini sedang kami tangani saat ini. Ada ribuan butir pil double L bernilai ratusan juta rupiah yang kami sita dari tangan beberapa orang tersangka,” tambahnya.
Selain langkah penindakan terhadap para pelaku, pihak kepolisian juga aktif melakukan aksi preventif atau pencegahan dengan cara memberikan sosialisasi pada masyarakat melalui personel Bhabinkantibmas di desa-desa.
“Bahkan Kapolres sendiri juga melakukan langkah nyata dengan mendeklarasikan ‘Kampung Bebas Narkoba’ di hampir seluruh wilayah kabupaten Sidoarjo,” terang Perwira dengan pangkat satu melati di pundak itu.
Namun segala upaya tersebut akan lebih efektif jika para orang tua juga aktif dan proaktif dalam melakukan pengawasan terhadap pergaulan anak-anaknya agar tidak terjerumus ke jurang penyalahgunaan narkoba.(andri/lud)