PWI Sidoarjo Gelar Baksos Salurkan Uang Tunai dan Sembako Ke Panti Asuhan Suara Hati

Pengurus PWI Sidoarjo saat baksos salurkan bantuan uang tunai dan paket sembako ke Panti Asuhan Suara Hati Perum Puri Maharani Blok B2 No 1 Desa Masangan Wetan, Sukodono, Sidoarjo, Selasa siang ( 19/5/2020). (foto : H Darianto/wartanusa).

WARTANUSA, Sidoarjo – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesi (PWI) Sidoarjo bakti sosial (baksos) salurkan bantuan sembako dan uang tunai ke Panti Asuhan Suara Hati, Perum Puri Maharani Blok B2 No 1 Desa Masangan Wetan Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Selasa siang (19/5/2020).

Saat penyerahan bantuan, Rombongan PWI Sidoarjo dipimpin Ketua PWI Sidoarjo Abdul Rouf, S.Kom didampingi Sekretaris PWI, Mustain, S.Sos, Wakil Ketua Bidang Hukum PWI, Sudarmawan, S. Sos dan Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan PWI, H Darianto diterima Ketua Pengurus Harian Panti Asuhan Suara Hati, Rofiq Abidin bersama para pengurus Panti Asuhan.

Baksos ini menurut Ketua PWI Sidoarjo, Abdul Rouf, rutin setiap tahun dilakukan para kuli tinta tergabung PWI dibulan suci ramadan. Tujuan baksos setiap tahun ke panti asuhan yatim piatu berpindah-pindah. Apalagi saat ini bersamaan dengan wabah Pandemi Covid 19.

“Selain tugasnya untuk menyampaikan berita. PWI ingin berbagai kepada sesama yang membutuhkan. Kami menyerahkan sedikit uang tunai dan paket sembako ke Panti Asuhan Suara Hati semoga bermanfaat,”tegas Abdul Rouf.

Sementara Ketua Pengurus Harian Panti Asuhan Suara Hati, Ustadz Rofiq Abidin menyambut gembira aksi sosial PWI ke pantinya. Ia mengatakan pantinya berdiri sejak Tahun 2010. Sampai hari ini anak asuhnya sekitar 27 anak yatim dan piatu. Namun dari jumlah itu kini tinggal 20 anak asuhnya. Karena ada yang sudah selesai sekolah tamat SMA dan ada yang sudah bekerja.

Mereka dididik mulai dari yang belum sekolah hingga lulus sekolah tingkat SMA. Bila ada yang hendak melanjutkan kuliah. Biayanya akan dibantu separoh dari yayasan pantinya.

“Semoga bantuan dari rekan-rekan PWI bermanfaat. Dan amal baiknya diterima Alloh SWT. Rekan-rekan PWI selalu diberi kesehatan dan dilancarkan segala urusannya,”harap Ustadz Rofiq Abidin.

Ia berharap anak asuhanya nantinya bila ada yang lulus sekolah setingkat SMA. Bisa dibantu oleh rekan-rekan PWI agar bisa menjadi wartawan. Karena anak asuhnya ada yang sudah belajar jurnalis media Suara Hati milik panti sendiri.

“Kami berharap rekan-rekan PWI Sidoarjo bersedia meluangkan waktunya untuk mengajar jurnalis untuk anak didik kami mengajari tata cara membuat berita,”cetus Ustadz Rofiq Abidin. (dar)