Siswa SMAN 4 Sidoarjo Promosikan Jamu Tradisional Sebagai Potensi Unggulan BUMDes Wonoayu

Sebelah kanan kiri dua guru pembimbing siswa SMAN 4 Sidoarjo, tengah, Moch. Taufik Kaur Kesra/Modin menutup memimpin doa dan Sekdes Wonoayu, Yusri Fanani yang mengenalkan Jamu Tradisional Produk unggulan BUMDes Wonoayu, Kamis, 8 September 2022. (foto : h.dar/wartanusa.com)

SIDOARJO – Siswa SMAN 4 Sidoarjo digembleng oleh gurunya untuk belajar mengangkat promosi potensi desa. Dimulai di Desa Wonoayu sejak Rabu hingga Kamis, 7 – 8 September 2022 mereka belajar menggali potensi Desa Wonoayu mulai dari proses pembuatan hingga pemasarannya dengan terapan teknologi yang berbasis digital via aplikasi.

Di Desa Wonoayu Kecamatan Wonoayu, mereka diberikan bimbingan oleh Supriyadi, BSc Kepala Desa (Kades) dan Yusri Fanani Sekretaris Desa (Sekdes) yang saat ini Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) menggalakkan program untuk mengembangkan potensi desa dengan mengelola BUMDes guna mendongkrak ekonomi masyarakat.

Para siswa dan 2 guru pembimbing SMAN 4 Sidoarjo menutup kegiatan dengan foto bersama Kades Wonoayu, Supriyadi, BSc, Sekdes Wonoayu, Yusri Fanani, Kaur Kesra (Modin), Moch. Taufik dan Bendahara Desa, Iftaqur Rozaki, Kamis, 8 September 2022.

“Banyak potensi desa yang kami kembangkan mengelola BUMDes. Namun potensi unggulan kami adalah Jamu Tradisional. Seperti Kunir (Kunyit), Temulawak, Jahe Lokal dan Jahe Merah,”kata Sekdes Yusri Fanani didepan puluhan siswa SMAN 4 Sidoarjo beserta 2 guru pembimbingnya saat menutup kegiatan, Kamis (8/9/2022) di Pendapa Balai Desa.

Harga Jamu Kunir dan Temulawak Rp 15 ribu. Sedangkan harga Jahe Lokal Rp 20 ribu. Untuk Jamu Jahe Merah Rp 22 ribu. Pak Yus, demikian sapaan akrab Sekdes Wonoayu juga mempersilahkan para siswa untuk mempromosikan produk unggulan BUMDes Wonoayu tersebut.

Para siswa SMAN 4 Sidoarjo serius saat mendengar bimbingan promosi potensi desa.

Pak Yus juga memberikan gambar video cara membuat jamu tradisional untuk dipelajari oleh para siswa. Sebab, BUMDes saat para siswa di Balai Desa belum saatnya produksi jamu.

Sebelumnya, Pak Yus juga menjabarkan semua kegiatan BUMDes yang sudah menggali potensi desa. Diantaranya, pelayanan pembayaran PBB (Pajak Bumi Bangunan), Persewaan gedung serbaguna untuk pesta resepsi pernikahan/khitan dengan fasilitas ruangan yang dingin ber-AC. Menjual kaos yang bergambar simbol Tugu Wonoayu dan sebagainya.

Para siswa serius mendengar bimbingan belajar promosi potensi desa di Pendapa Balai Desa Wonoayu, Kamis 8 September 2022. (foto : h.dar/wartanusa.com)

Di akhir penutupan kegiatan siswa, Guru Pembimbing meminta Kaur Kesra (Modin), Moch. Taufik memimpin doa dan mendoakan para siswa kegiatannya menjadi sukses dan lancar serta cita-cita para siswa dikabulkan Alloh SWT.

Saat membacakan doanya, Moch. Taufik mengatakan agar para siswa sungguh-sungguh dalam belajar. Agar bisa membanggakan Sidoarjo, orangtua, SMAN 4 dan cita – citanya cepat terkabul. Amin. (dar)

Editor : Ariyanti Lady Sakinata, SH/Redaktur Pelaksana