Tangkal Covid-19, Anak-anak di Sidoarjo Lakukan Gerakan Cuci Tangan

Sidoarjo, Warta Nusa

Penyebaran virus corona yang akhir-akhir ini terus meresahkan. Untuk menangkal virus tersebut Kelurahan Sekardangan Sidoarjo, menginisiasi sebuah gerakan gemar cuci tangan kepada seluruh warganya, terutama anak-anak.

Anak-anak di Sidoarjo lakukan gerakan gemar cuci tangan untuk tangkal virus corona. (foto : spn/wartanusa).

Upaya itu dilakukan seiring dengan peningkatan kasus positif Cofid-19 di Indonesia, bahkan beberapa waktu lalu Presiden RI telah mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 7 tahun 2020 yang berisi pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Indonesia.

Mengingat Covid-19 penularan secara berantai, maka semua pihak harus ikut berperan dan mengajak peran semua warga negara secara berantai agar mata rantai penularan covid-19 segera terputus. Semua bisa dimulai dan dilakukan dari masing-masing individu dan lingkup lingkungan terkecil seperti RT/RW, dengan meningkatkan cara hidup bersih, sehat buat diri warga dan lingkungan.

Edi Priyanto, Ketua RT.23 RW.07 Kelurahan Sekardangan Sidoarjo mengatakan bahwa upaya pencegahan terhadap penularan Covid-19 dan kuman penyebab penyakit lainnya adalah dengan cara menjaga kesehatan, berperilaku hidup bersih dan sehat yang dapat dilakukan dengan cara olahraga teratur, makan dan minum dengan gizi seimbang, istirahat yang cukup, hindari merokok, narkoba dan minuman keras serta mengurangi kelelahan.

Anak-anak di Kota Delta lakukan gerakan cuci tangan untuk tangkal virus covid 19 (virus corona). (foto : spn/wartanusa).

“Upaya lain yang bisa kami lakukan dilingkungan RT kami adalah dengan mendorong semua warganya  agar menyediakan air bersih dan sabun atau anti septik yang disediakan pada setiap rumah kata Edi, Minggu (15/3/2020).

Edi, manambahkan, karenanya penyediaan tempat cuci tangan tersebut terus kami kenalkan agar menjadi sebuah kebiasaan. Pada seluruh warga sebagai upaya edukasi untuk melakukan sesering mungkin cuci tangan dengan sabun, selalu cuci tangan dan muka sebelum makan dan setelah sampai rumah setelah bepergian.

”Gerakan cuci tangan ini terus diingatkan terutama terhadap anak-anak. Karena setelah mereka selesai bermain otomatis tangannya kotor,” jelas Edi.

Sementara itu di tempat yang sama, kawanan anak-anak selesai bermain, Teddy, Tio, Haikhal, dan Raddel semuanya kelas IV Sd mengaku, setiap usai bermain di lingkungan rumah atau di sekolah. Diajarkan oleh orang tua dan guru selalu membiasakan untuk mencuci tangan.

“Cuci tangan ini terus saya lakukan usai bermain. Karena untuk menjaga kebersihan dan kesehatan,” tandas Teddy.(spn/dar)