Tujuh Kader IPNU dan IPPNU Umaha Lolos Seleksi KBMI Tingkat Nasional

Kader IPNU dan IPPNU UMAHA saat melakukan rapat persiapan penyusunan proposal seleksi KBMI Dikti Kemendikbud RI. (foto : ist/wartanusa.com)

SIDOARJO – WARTANUSA,
Dalam menuju new normal bangkit dari keterpurukan pandemi Covid-19, tidak mengurangi semangat kader Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Maarif Hasyim Latif (Umaha) Kabupaten Sidoarjo. Sejumlah tujuh mahasiswa lolos seleksi Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) yang diadakan oleh Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI).

Ketua PKPT IPPNU Umaha Nihayatul Chusna mengatakan, kader IPNU IPPNU Umaha mengikuti seleksi KBMI yang diadakan oleh Dikti Kemendikbud RI pada Kamis 16 Juli 2020. Sejumlah tujuh mahasiswa kader IPNU IPPNU Umaha mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi tingkat nasional tersebut melalui website Dikti Kemendikbud. Tujuh mahasiswa Umaha itu lolos seleksi KBMI.

“Sejumlah tujuh kader PKPT IPNU IPPNU Umaha mengikuti seleksi KBMI melalui website Kemendikbud RI, dan alhamdulillah lolos seleksi tingkat nasional,” kata Nihayatul Chusna yang juga mahasiswa Umaha semester 4 itu saat dikonfirmasi wartanusa.com, Kamis (4/8/2020).

Lolosnya tujuh kader IPNU IPPNU Umaha pada seleksi tingkat nasional itu mendapatkan apresiasi dari ketua PKPT IPPNU Umaha, karena tidak mudah bagi mahasiswa se Indonesia lolos seleksi tingkat nasional KBMI yang diadakan oleh Dikti Kemendikbud RI itu.

“Ini kabar gembira bagi para kader PKPT IPNU IPPNU Umaha. Tidak mudah untuk lolos seleksi KBMI tingkat nasional, dan kami mengapresiasi atas keberhasilan itu,” ujar ketua PKPT IPPNU yang akrab disapa Nia.

Lebih jauh Nia mengatakan tujuh kadernya yang lolos seleksi KBMI diantaranya Angga Dendi Arisandi, M. Lutfi Farizal Ardiansyah, Nurul Ulfatil Ummah, M. Taufiq Hidayat, Septian Dwi Rahardika, Siti Nur Afifah, dan Roisyatul Hidayah.

Dikatakan Nia, sebelum mengikuti seleksi itu kadernya telah melakukan persiapan yang matang. Tujuh mahasiswa yang tergabung dalam satu group tersebut menampilkan brand produk Nekad Outdoor dan brand produk Boedjin Florist.

Nia menjelaskan, Nekad Outdoor adalah perusahaan jasa persewaan alat-alat outdoor. Berawal dari hobby dengan kegiatan-kegiatan outdoor, Taufiq salah satu kader PKPT IPNU Umaha membuka usaha persewaan alat-alat outdoor.

“Dari pengalaman Taufiq inilah, kader PKPT IPNU IPPNU Umaha menampilkan brand Nekad Outdoor. Dengan inovasi itu, pelaku kegiatan outdoor ini bisa melakukan persewaan dengan cukup murah dan mudah,” jelasnya.

“Nama brand Nekad Outdoor sendiri diambil oleh grup kontestan KBMI dari kader IPNU IPPNU Umaha dari modal Nekad sampai harus menjual salah satu barang kesayangannya untuk modal usaha awal,”ujarnya.

Dari data yang dihimpun wartanusa.com, terdapat 346 kampus yang lolos dalam KBMI Tahun 2020 ini sebagaimana disampaikan pada website dikti.kemendikbud.go.id. (dar)